Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Kisah Sunan Ampel di Nusantara

Tipsseo.net - Kisah Sunan Ampel di Nusantara ajaran Islam yang berkembang sangat pesat sampai saat ini di nusantara. Sehingga tidak lepas dari perjuangan Walisongo. Walisongo sendiri merupakan orang yang memiliki ilmu atau agama Islam yang begitu luas dan juga berjuang dalam menyebarkan yaitu ilmu agama kepada seluruh masyarakat di Indonesia dan lebih khususnya pada pulau Jawa.

Dengan cara memperbaiki moral yang terjadi di masyarakat karena itu beliau menyebarkan agama Islam cara. Sebelum agama Islam tersebar kepada masyarakat sekitar, masyarakat suka dengan kegiatan yang tergolong dan terbilang buruk. Dan kegiatan-kegiatan tersebut yaitu judi, sabung ayam, dan hingga menganut ajaran ajaran animisme.

kisah Sunan Ampel
kisah Sunan Ampel

Sejarah dan Asal Usul Sunan Ampel

Menurut kisah Sunan Ampel Ayah dari Sunan Ampel yang bernama Ibrahim asmarakandi beliau berasal dari negeri samarkand. Beliau juga ditugaskan oleh kerajaan Turki untuk menyebarkan agama Islam ke seluruh Asia.

Akhirnya beliaupun sampai ke negara campa untuk menjalankan tugasnya yaitu menyebarkan agama Islam. dan hingga akhirnya jam dapat diterima di sana. Beliau pun akhirnya menikah dengan Dewi candrawulan. Dewi candrawulan merupakan Putri seorang raja yaitu Prabu  sing Singawarman.

Dan menurut kisah Sunan Ampel, dari hasil pernikahan antara Sunan Ampel dengan Dewi candrawulan akhirnya lahirlah seorang bayi yang bernama Raden Rahmat dan Raden Santri Ali. Dan keduanya kelak akan menjadi orang yang tersohor di tanah Jawa sebagai Sunan. Yang di mana susunan tersebut yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa.

Masa Kecil Sunan Ampel

Sunan Ampel sendiri memiliki nama kecil yaitu Sayyid Muhammad Ali Rahmatullah. Ketika beliau memilih pindah ke daerah Jawa Timur, orang-orang memanggilnya yaitu Raden Rahmat. Sunan Ampel sendiri lahir di campa pada tahun 1401 Masehi. Dan hingga kini banyak yang masih berpendapat bahwa letak lokasi campak tersebut. Sebagian orang juga menyebutkan bahwa lokasi tersebut berada di Kamboja. Beberapa orang juga berpendapat bahwa lokasi tersebut berada di daerah Aceh.

Selain juga banyaknya pendapat-pendapat kisah Sunan Ampel tentang lokasi lahirnya Sunan Ampel. Nama Sunan Ampel diberikan dengan alasan beliau tinggal lama di daerah Ampel Denta. Yang di mana daerah tersebut ini merupakan daerah Wonokromo yaitu di Kota Surabaya. Akan tetapi hingga sampai saat ini masih belum ada pernyataan tentang kebenaran dari Sunan Ampel.

Sunan Ampel atau Raden Rahmat Beliau memiliki 2 orang istri dan juga 11 orang anak. Istri pertama Sunan Ampel yaitu Dewi Candrawati yang biasanya dikenal dengan sebutan Nyai Ageng Manila.

Metode-Metode Dakwah yang Dilakukan Sunan Ampel dalam Menyebarkan Agama Islam

Menurut kisah Sunan Ampel atau Raden Rahmat membagi metode dakwah dengan menggunakan beberapa cara kepada masyarakat. beliau membaginya Kepada masyarakat menengah ke bawah dan juga kepada masyarakat yang mempunyai pemikiran luas.Dengan menggunakan metode tersebut beliau dinilai berbeda dari metode-metode dakwah sunan sunan lainnya. hampir setiap Sunan menggunakan metode yang berupa pendekatan seni.

Akan tetapi, berbeda dengan Sunan Ampel beliau menggunakan pembaharuan dan juga pendekatan yang berupa intelektual dengan diskusi kritis. Metode pertama beliau merupakan pembauran dalam pergaulan dengan masyarakat menengah ke bawah. Dalam pembangunan tersebut Beliau juga menyelipkan sedikit demi sedikit bumbu tentang ajaran agama Islam.

Dalam kisah Sunan Ampel, Ketika proses penyebaran mengenai agama Islam hal itu sangatlah diuji bagi masyarakat sekitar. Masyarakat juga memiliki banyak sekali pertanyaan tentang agama Islam. Dari proses penyebaran agama Islam terbilang sangatlah sulit. Karena hal itu itu merupakan suatu hal yang asing dan juga baru bagi keadaan masyarakat sekitar pada saat itu.

Namu,dengan begitu Sunan Ampel dan dengan segala kemampuan beliau mencoba untuk tetap beradaptasi dengan keadaan sosial. dengan cara beradaptasi kepada masyarakat sekitar Sunan Ampel dapat menyebarkan agama Islam. Dan pada akhirnya benda dapat mensejajarkan kalangan elit dan dengan kaum muslim lainnya. ketika penyebaran agama Islam ketika itu pemerintahan  masih berada di bawah Kerajaan Majapahit.

Seperti kisah Sunan Ampel, pemerintah tidak melarang tentang adanya penyebaran agama di sekitar wilayah tersebut. Bahkan kerajaan juga sangat menghargai kita juga menghormati hak dan juga kewajiban yang telah disebarkan oleh Sunan Ampel. Sehingga dengan perlahan anggota kerajaan memilih untuk memegang teguh kepercayaan agama Islam.

Metode kedua yang dilakukan oleh Sunan Ampel yaitu dengan cara pendekatan intelektual dan juga berupa diskusi kritis dan cerdas. Sehingga tercampur di dalamnya sehingga dapat diterima oleh akal manusia. Dengan menggunakan metode pendekatan tersebut dalam menyebarkan agama Islam kepada masyarakat itu merupakan cara yang cerdik atau tergolong Cendekia.

Karomah yang Dimiliki oleh Sunan Ampel

Berikut beberapa Karomah yang dimiliki oleh Sunan Ampel diantaranya :

  1. Sunan Ampel Mampu Berjalan di Atas Air.

Menurut kisah Sunan Ampel, perjalanan dakwah beliau yang bertemu dengan pertama di pinggir sungai. Ketika itu, peta apa tersebut sedang berusaha untuk menyeberangi sebuah sungai. akan tetapi tanpa menggunakan media apapun bisa dibilang hanya berjalan di permukaan air. Namun beliau selalu gagal dan masih saja jatuh ke dalam air. melihat sudah memberi jika akan berjalan sia-sia.

Akan tetapi sang Pertapa tersebut tidak mendengarkan kata-kata dari Sunan Ampel dan juga malam meminta beliau pergi untuk tidak mengganggu. Lalu kemudian Sunan Ampel pun meninggalkan Pertapa tersebut dengan cara berjalan diatas air.

Menurut kisah Sunan Ampel betapa terkejutnya petapa tersebut ketika melihat hal itu yang sangat mengejutkan. Lalu bertanya tersebut mengejar Sunan Ampel untuk memohon untuk diajarkannya Bagaimana cara untuk bisa berjalan di atas air. Setelah Sunan Ampel mengajarinya bagaimana cara berjalan di atas air akhirnya  sang pertapa pun dapat berjalan air juga.

Akan tetapi, Sunan Ampel selalu berpesan kepada Pertapa tersebut untuk menggunakan kemampuan tersebut ke dalam jalan yang benar. dan juga harus selalu mensyukuri nikmat Allah dalam rangka ibadah kepada Nya.

  1. Mbah Soleh yang Hidup  Sampai 9 Kali

Menurut kisah Sunan Ampel mbah Soleh merupakan murid yang paling banyak dikenal oleh masyarakat. Beliau merupakan merokok dari lahir sampai yang selalu membersih kan masjid dari debu debu dan membuat masjid selalu bersih. Beliau juga memiliki keistimewaan yang terbilang sangat luar biasa.

Sehingga sudah tidak heran bila masalah ini disayangi oleh masyarakat. Suatu ketika Raden Rahmat atau Sunan Ampel tidak sengaja sedang berbicara kepada Rasulullah mengenai hidupnya sebanyak 9 kali. Dari pertanyaan tersebut ternyata terjadi lah pada kemudian hari. Ketika beliau wafat maka tidak yang  dapat membersih kan masjid dari debu debu sehingga membuat masjid sangat kotor.

Ketika itu Sunan Ampel mengatakan bahwa Apabila Mbah Soleh masih hidup, maka masjid akan menjadi bersih. kemudian Mbah Soleh berada di dalam masjid dan sedang bersih-bersih. Dan menurut kisah Sunan Ampel akhirnya masjid menjadi kembali bersih. dan juga orang-orang bertanya Mengapa masalah dapat hidup kembali. setelah beberapa bulan kemudian Mbah Soleh wafat.

Lalu kemudian Sunan Ampel pun mengatakan hal yang sama seperti yang pernah terjadi sebelumnya yang dapat membuat Mbah Soleh hidup kembali. Kejadian dari masalah tersebut berlangsung terus-menerus.  Akan tetapi untuk ke-8 kalinya Raden Rahmat wafat.

Dengan adanya kisah Sunan Ampel hal tersebut membuat Mbah Soleh banyak dikenal oleh seluruh masyarakat. Bahkan hingga saat ini cerita tersebut masih banyak diceritakan bagi warga sekitar.

Dan kini, makam dari sunan Ampel terletak di Ampel Denta Surabaya. Dan hingga saat ini masih banyak pengunjung dari berbagai penjuru daerah yang mengunjungi makam Sunan Ampel. Demikianlah ulasan mengenai kisah Sunan Ampel yang harus tetap dijaga dengan baik.

 

Post a Comment for "Kisah Sunan Ampel di Nusantara"