Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Cara Setting Stop Loss Dan Take Profit Dalam Trading Forex

Aldanpost.com - Baiklah sobat, kali ini kita akan membahas cara setting stop loss dan take profit. Di dalam menjalani aktifitas trading forex dalam melakukan penutupan posisi entry yang sedang berlangsung, ada istilah close manual dan juga close otomatis. Artinya kita bisa melakukan penutupan manual pada entry harga yang berlangsung atau bisa juga menutup secara otomatis jika fungsi stop loss dan take profitt kita aktifkan.

Apa Itu Stop Loss Dan Take Profit?

Stop Loss adalah sebuah setting atau pesanan untuk menutup harga pada saat kondisi minus jika sudah mencapai titik harga yang kita pesan.

Take Profit adalah sebuah setting atau pesanan untuk menutup harga pasa saat kondisi pofit pada titik harga yang kita pesan.

Fungsi otomatis pada saat menutup harga dengan stop loss dan take profit tentu memiliki kelebihan dan juga kekurangan tersendiri, antara lain sebagai berikut :

Kelebihan menggunakan Stop Loss (SL) dan Take Profit (TP) :

  • Bisa membatasi kerugian secara otomatis
  • Bisa membantu jika kita tidak sempat melihat market
  • Membantu kita memastikan trading system

Kekurangan menggunakan Stop Loss (SL) dan Take Profit (TP) :

  • Membatasi kita mendapatkan keuntungan
  • Jika tidak tepat bisa rawan terkena SL hunter

Dalam menggunakan SL dan TP yang tepat sangat dibutuhkan oleh seorang trader agar fungsinya bisa mendatangkan akumulasi profit pada jangka waktu tertentu. 

Cara Menggunakan Stop Loss Dan Take Profit Yang Tepat

Cara menggunaka stop loss dan take profit yang baik akan membantu kita mendapatkan akumulasi profit pada sejumlah entri harga yang kita lakukan . Sebuah kunci yang bagus dalam menggunakan SL dan TP yang tepat adalah : Gunakan perbandingan SL dan TP sebesar 1:3.

Contoh Setting Stop Loss Dan Take Profit Entry Buy :

setting-stop-loss-dan-take-profit

Perhatikan gambar diatas. Ketika kita melakukan enty buy GBP/USD pada titik 1.29282, kemudian kita setting SL pada titik 1.28490 kemudian kita lakukan setting TP pada titik 1.31227. Jika sudah kita setting seperti itu, saat harga menyentuh settingan SL dan TP maka akan menutup entry secara otomatis.

Dengan melakukan setting seperti diatas, jika kita minus akan minus 1, dan jika kita profit akan profit 3. Misal Minus 10$ maka jika kondisi profit, akan profit 30$.

Contoh Setting Stop Loss Dan Take Profit Entry Sell :

cara-setting-stop-loss-dan-take-profit

Perhatikan gambar diatas. Itu adalah contoh melakukan setting SL dan TP pada entry sell USD/CAD. Dengan menggunakan perbandingan yang sama yakni 1:3. Sell pada titik 1.33369, kemudian SL pada titik 1.14025 kemudian TP pada titik 1.31443. Jika harga bergerak menyentuh salah satu baik itu SL maupun TP maka akan menutup secara otomatis.

Jika kita menggunakan setting seperti diatas, dalam kurun waktu satu bulan 20 hari aktif trading. Jika minus 10 kali dan pofit 10 kali saja, kita masih akan mendapatkan total aktifitas trading adalah profit.

Akan tetapi sebelum melakukan setting SL dan TP seperti diatas, tentu saja harus menggunakan analisa terlebih dahulu, diatas hanya patokan perbandingan setting antara SL dan TP saja agar menjadikan kita lebih berpeluang profit pada akhir aktifitas trading.

Cara trading seperti ini sebenarnya sangat bagus untuk psikologi kita karena ketika kita sudah menetapkan setting SL dan TP, itu artinya kita sudah siap dengan hasil yang akan kita dapatkan, baik itu hasil profit maupun hasil rugi.

Namun tetap harus menggunakan money management forex yang baik serta pergunakan analisa minimal memperhatikan support dan resistance yang tepat.

Demikian sobat mengenai cara setting stop loss dan take profit dalam trading forex yang aman. Semoga bisa bermanfaat dan terima kasih.

Post a Comment for "Cara Setting Stop Loss Dan Take Profit Dalam Trading Forex"